Selasa, 07 Mei 2013

Renungan untuk anak kepad ibunya

Ini kisah sedih seorang ibu.
Takan ada seseorang lain yang dapat menggantikan tempat seorang ibu di dunia ini.
Ini crita lama aku sajikan cerita semula kisah yang sedih ini.
Cerita ini dalam bentuk luahan hati seorang anak yang bersedih akibat kelalaian atau dengan kata lain kedurhakaannya kepada seorang ibu.

Cerita si anak.....

Ibuku buta sebelah mata !!!
Aku bbenci ibuku...
Dia amat sangat memalukanku.
Tugasnya hanya memasak untuk guru dan pelajar untuk menyara keluarga kami...

Pada suatu hari semasa aku sekolah di sekolah rendah, ibuku datang kesekolah hanya sekedar untuk bertanya kabarku....
Aku sngguh malu, mengapa dia sanggup melakukan ini pada ku...!
Aku tidak pedulikan dia, dengan menunjukan wajah benci padaya dan terus berlari...

Keesokan harinya salh seorang teman ku berkata " EEE, Ibu mu hanya ada satu mata.."

Ketika itu, aku ingin menahan air  mataku agar tidak jatuh...

Aku juga mau ibuku hilang dari hidupku..!!
Oleh itu aku berjumpa dengannya dan berkata " Jika engkau ingin jadikan diriku bahan ketwaan orang, alangkah baiknya kalau kau mati saja !!!! "

Ibuku hanya berdiam diri setelah aku berkata itu.

Aku pun tidak sejenak berfikir akan apa yang telah aku katakan padanya, karena aku tengah marah ketika itu, dan akupun tidak peduli tentang perasaannya..

Aku ingin keluar dari rumah itu...
Oleh karena itu aku belajar sunguh-sungguh supaya aku dapat beasiswa ke singapur..
Dan akhirnya, aku bisa melanjutkan pelajaran ke singapur

Kemudian aku berkawin dan membeli sebuah rumah dan mempunyai anak ...
Aku amat gembira dengan kehidupanku sekarang.

Suatu hari ibu datang untuk melihat keadaan ku sekarang. sudah lama ia tidak berjumpa dengan ku dancucunya.

Bila ia berdiri di depan pintu rumah ku, anak ku selalu menangis karena ketakutan.

Aku menjerit kepadannya " Sanggup engkau datang kesini dan menakuti anakku !!!!, KELUARDARI SINI SEKARANG !!!! "

Dengan pantas ibuku menjawab. " Maaf, saya tersilap alamat " lalu sang ibu pergi menghilangkan diri.

Suatu hari, datang surat penjemputan pelajar-pelajar lama kepadaku.
Selepas perjumpaan itu..Aku pergi kerumah ibuku hanya sekedar ingin tau keadaannya..

Jihan memberitau ku bahwa ibu sudah meninggal...Mendengar itu, aku tidak sedikitpun menitikan airmata...!!

Kemudian jihan memberiku sepucuk surat dari ibu, yang sudah di tulis ibu sebelum meninggal, dan ibu ingin sekali suratnya dibaca aku...

" Anak ku tercinta, Ibu slalu teringatkan kamu sepanjang masa, Ibu minta maaf karena ibu datang ke singapura tidak bilang dulu sama kamu dan telah menakuti anak mu...!!!,ibu gembira karena kamu akan datang ke perjumpaan pelajar-pelajar lama.....!, tapi mungkin ibu tidak akan bangun untuk bertemu dengan mu...!, ibu minta maaf karena ibu selalu membuat kamu malu dalam hidup mu..,kamu mungkin tidak tau !!!, semasa kamu kecil, kamu telah mendapatkan kemalangan dan mempunyai satu mata,,,sebagai ibu, aku tak sanggup melihat anaknya membesar dengan satu mata..,oleh itu, aku memberi satu mata ku untuk mu nak,,, aku amat bangga karena anak ku bisa melihat dunia ini dengan dua mata...!! dengan kasih ku pada mu,...."

                                                                                                                                   IBUMU

Setelah aku membaca surat dari ibu, aku tak kuasa menahan air mataku...lalu aku minta tolong jihan untuk tunjukan makam ibunya...
Setelah sampai di makam ibu, aku langsung minta maaf sama ibuku, walaupun dengan nisannya.



gimana sobat,,,,sedihkan,,,,??? makadari itu, selagi ibu kita masih hidup, jangan pernah kau sia-siakan ibumu...karena kalau tidak...ku akan mersakan penyesalan yang mendalam.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar